Kembang kol adalah anggota dari keluarga sayuran cruciferous, kembang kol adalah salah satu sayuran yang biasa digunakan untuk lalapan atau sebagai sayuran pelengkap masakan.
1. Melawan Kanker
Kembang kol mengandung sulforaphane, senyawa sulfur yang juga telah terbukti dapat membunuh sel-sel induk kanker, sehingga memperlambat pertumbuhan tumor. Beberapa peneliti percaya menghilangkan sel-sel induk kanker dapat menjadi kunci untuk mengendalikan kanker.
Misalnya, penelitian telah menunjukkan bahwa menggabungkan kembang kol dengan kurkumin (senyawa aktif dalam rempah-rempah kunyit ) dapat membantu mencegah dan mengobati kanker prostat.
2. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Sulforaphane dalam kembang kol dan sayuran lainnya secara signifikan dapat meningkatkan tekanan darah dan fungsi ginjal. Para ilmuwan percaya manfaat sulforaphane ini terkait dengan peningkatan metilasi DNA, yang sangat penting untuk fungsi sel normal dan ekspresi gen yang tepat, terutama di lapisan dalam yang mudah rusak dari arteri atau yang biasa dikenal sebagai endothelium.
3. Ini Anti-inflamasi
Kembang kol mengandung kekayaan nutrisi anti-inflamasi untuk membantu menjaga peradangan, termasuk indole-3-carbinol atau I3C, senyawa anti-inflamasi yang dapat beroperasi pada tingkat genetik untuk membantu mencegah inflamasi
4. Kaya Vitamin dan Mineral
Makan kembang kol dengan teratur adalah cara sederhana untuk mendapatkan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh Anda. Misalnya, satu porsi kembang kol mengandung 77 persen vitamin C dari nilai harian yang direkomendasikan. selain itu kol juga mengandung vitamin K , protein, thiamin, riboflavin, niasin, magnesium, fosfor, serat, vitamin B6, folat, asam pantotenat, kalium, dan mangan.
5. Detoksifikasi
Kembang kol membantu kemampuan tubuh Anda untuk mendetoksifikasi dalam berbagai cara. Mengandung antioksidan yang membantu detoksifikasi bersama dengan nutrisi yang mengandung sulfur dimana hal itu sangat penting bagi kegiatan. Glucosinolates dalam kembang kol juga dapat mengaktifkan enzim detoksifikasi dalam tubuh.
6. Manfaat Pencernaan
Para peneliti telah menentukan bahwa sulforaphane dari glukosinolat yang berasal kembang kol (glucoraphanin) dapat membantu melindungi lapisan perut Anda. Sulforaphane mencegah pertumbuhan bakteri yang berlebihan dari Helicobacter pylori di perut.
5 Minit membuat jamu dari Kembang Kol dan Kunyit
Mengingat penelitian yang menunjukkan bahwa kembang kol yang diolah dengan kunyit dapat memerangi kanker, saya ingin berbagi resep ini kepada anda, satu porsi hidangan ini memberikan 181% dari nilai harian untuk vitamin C, 46% vitamin K, dan 33% untuk folat!
Bahan:
- 1/2 kg kembang kol
- 5 sdm kaldu ayam
- 1 sdt kunyit
- 3 sdm minyak zaitun
- jus lemon 2 sdt
- 2 siung bawang putih, ditekan atau cincang
- Garam dan merica secukupnya
Cara Membuat:
- Potong kembang kol menjadi empat
- Tekan dan potong bawang putih
- Panaskan 5 sdm kaldu dengan api sedang.
- Ketika kaldu mulai menguap, tambahkan kembang kol dan kunyit.
- hidangkan sup kembang kol saat masih panas
Source : Dr Mercola