Sebagaimana yang kita pelajari sebelumnya, bahwa mesin / motor bakar terdiri dari berbagai jenis, tentu tidak semua mesin tersebut dapat digunakan sebagai mesin pada kendaraan ringan.
Mesin yang digunakan pada kendaraan ringan harus kompak, ringan dan mudah ditempatkan pada ruangan kendaraan yang terbatas, selain itu mesin harus dapat menghasilkan tenaga yang besar dan kecepatan yang tinggi, mudah dioperasikan dan sedikit noise (tidak bising).
Berdasarkan beberapa alasan tersebut, maka mesin bensin dan mesin diesel lebih banyak dipakai pada kendaraan ringan
Sekilas tentang Mesin Bensin dan Mesin Diesel
Mesin Bensin
Mesin Bensin / Gasoline Engine adalah mesin yang paling umum digunakan pada kendaraan ringan, kebanyakan digunakan untuk kendaraan penumpang. Susuai namanya, Mesin Bensin menggunakan bahan bakar bensin / gasoline.
Berikut ini adalah beberapa karakteristik Mesin bensin:
- Kecepatan tinggi
- Mudah dioperasikan
- Pembakarannya sempurna
- Terdapat sistem pengapian (memakai busi / spark plug)
Mesin Diesel
Mesin Diesel umunya digunakan pada kendaraan niaga seperti truk atau kendaraan besar lainya. Mesin diesel menggunakan bahan bakar solar. Berikut ini adalah karakteristik mesin diesel:
- Efisiensi panas tinggi (hemat bahan bakar)
- Torsi besar (kuat)
- Kecepatan rendah
- Getaran mesin besar (berisik)
- Harga lebih mahal, karena mesin diesel dirancang untuk dapat bekerja pada kompressi mesin yang tinggi, sehingga dibuat menggunakan material yang kuat sehingga harganya lebih mahal
- tidak memakai busi (sparkplug)
Itulah tadi sedikit ulasan mengenai karakteristik mesin bensin dan mesin diesel, semoga bermanfaat.