Daftar Letak dan Fungsi Sensor pada Mesin EFI Toyota Avzana

Daftar Letak dan Fungsi Sensor pada Mesin EFI Toyota Avzana
4.5 (90%) 3 votes

Assalamu’alaikum sobat otomotif, kali ini kita akan belajar tentang sensor apa saja yang ada pada mesin EFI toyota Avanza, Kebetulan avanza ini adalah mobil sejuta umat yang sekarang juga sering dipakai untuk media praktik mesin bersistem Injeksi / EFI di SMK

Sebelum kita cari tahu sensor apa saja yang berhubungan sistem bahan bakar pada mesin Avanza ini, alangkah baiknya kita cari tahu dulu apa itu sensor

Secara singkat, sensor adalah komponen yang berfungsi menangkap data tertentu seperti tekanan udara masuk, suhu udara masuk dan lain-lain pada mesin dan mengubahnya menjadi sinyal agar dapat dikomunikasikan ke ECU (Electronic Control Unit) agar ECU dapat menentukan takaran Bahan bakar yang sesuai agar tercipta pembakaran se-Ideal mungkin

1. Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure)

Manifold Absolute Pressure

Sensor ini menempel pada filter dan terhubung dengan intake manifold lewat selang karet, berada di sebelah kiri air filter, sensor ini juga sering disebut sensor vakum, karena fungsinya memang membaca tekanan atau kevakuman, semakin tinggi tekanan udara di intake manifold ( kevakuman rendah) maka ECU akan mendapatkan informasi bahwa mesin memerlukan bahan bakar lebih, contoh yang sangat mencolok adalah ketika menanjak / akselerasi

2. IATS (Intake Air Temperature Sensor)

Intake Air Temperature Sensor

Sensor ini berada di air filter bagian depan kiri, sesuai dengan namanya, sensor ini berfungsi sebagai pengukur suhu udara yang masuk, berdasarkan data dari sensor ini ECU akan menentukan jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan berdasarkan suhu yang terbaca, contoh : saat cuaca dingin maka jumlah bahan bakar akan ditambah agar mesin mudah untuk dihidupkan

3. TPS / Throttle Position Sensor

Throttle Position Sensor

Sensor ini terletak pada Throttle Body, sensor ini berfungsi untuk membaca bukaan katup throttle, tentu semakin besar bukaan throttle yang terbaca maka ECU akan memberikan bahan bakar lebih banyak daripada saat bukaan throtlle kecil

Baca Juga  Cara Menghitung CC / Volume Silinder Mesin Motor

4. WTS / Water Temperature Sensor

Water Temperature Sensor

Sensor ini terletak di bagian belakang kepala silinder / cylinder head, dekat rumah thermostat, sensor ini berfungsi mengukur air pendingin sebagai referensi suhu mesin, saat suhu mesin dingin maka bahan bakar yang masuk ke dalam silinder akan ditambah dan berlaku sebaliknya

5. CKP / Crankshaft Position Sensor / Sensor Posisi Poros Engkol

Crankshaft Position Sensor

Sensor ini terletak dekat pulley crankshaft ( depan bawah mesin ), sensor ini berfungsi untuk mendeteksi posisi poros engkol yang nantinya dapat diperoleh data kecepatan putar mesin / RPM ( Rotation per Minute ) dan posisi TMA silinder 1

6. CMP / Camshaft Position Sensor / Sensor Posisi Camshaft

Camshaft Position Sensor

Sensor ini terletak di bagian belakang silinderhead bagian atas, sensor ini berfungsi untuk menentukan posisi camshaft yang nantinya dapat diketahui posisi TMA masing masing silinder

7. Knock Sensor / Knock Sensor

Sensor ini terletak di block cyilinder bagian kiri, sensor ini berfungsi untuk mendeteksi knocking (getaran yang dihasilkan oleh piston yg diakibatkan timing pengapian terlalu maju), saat terjadi knocking maka timing pengapian akan dimundurkan, saat tidak terjadi knocking maka timing pengapian akan dimajukan sampai nyaris terjadi knocking, karena pada posisi itulah akan didapatkan timing pengapian yang pas sehingga mesin dapat menghasilkan performa yang maksimal

Baca Juga  Cara Mudah Mengetahui Kerusakan Avanza / Xenia Tanpa Scanner

8. 02 Sensor / Sensor Oxygen

Sensor Oxygen

Sensor ini terletak pada exhaust manifold / manifold buang, berfungsi untuk mengukur kadar oksigen pada gas buang, dari kadar oksigen pada gas buang inilah nantinya dapat diketahui sempurnya tidaknya pembakaran yang terjadi di dalam silinder, contoh : jika kadar oksigen pada gas buang lebih besar dari 3% maka dapat diketahui bahwa campuran bahan bakar yang masuk ke dalam silinder terlalu kurus ( terlalu irit) sehingga oksigen tidak habis dibakar dengan bahan bakar, dan jika oksigen kurang dari 0,3% maka campuran bahan baar terlalu gemuk / boros

Itu tadi penjelasan tentang letak dan fungsi sensor pada mesin toyota avanza, sekn artikel kali ini, jika ada yg kurang jelas silahkan ditanyakan di kolom komentar, terima kasih, wassalamu’alaium

Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About Giri Wahyu Pambudi

Giri Wahyu Pambudi - Seorang Pemuda Desa yang berkeinginan ikut membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki
Jumlah Post : 353 Artikel

Artikel Serupa

Check Also

Perlunya Memanaskan Mesin Kendaraan