Motivasi dan Anjuran Bangun Pagi Menurut Islam dari Al Qur’an dan Al Hadist

Pagi yang cerah selalau datang setia hari. Meski Terkadang Mendung, Tetapi dibalik itu ada keindahan tersembunyi. Tahukah kita kalau sesungguhnya Islam memerintahkan pemeluknya untuk bangun pagi?

Islam merupakan agama yangsesuai dengan fitrah manusia. Islam memberikan panduan bagi pemeleuknya agar sukses menjalani kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Islam juga memberikan langkah langkah konkret agar manusia bisa menikmati kebahagiaan dan menikmati hidup dengan indah. salah satu langkah konkret yang diberikan oleh Silam adalah dengan bangun pagi. Yaaa, Bagun Pagi merupakan langkah kecil untuk menjemput kesuksesan. karena dari bangun pagi aktivitas kehidupan akan dimulai. Bangun pagi memberi inspirasi untuk berkreasi mengarungi kehidupan yang luas.

Anjuran untuk bangun pagi diantaranya tercantum dalam berbagai ayat Al Qur’an dan Hadist Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam. Coba perhatikan ayat ayat berikut:

“Dirikanlah Shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)” (QS. Al Isra’ ayat 78)

“Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbihpulalah pada waktu waktu dimalam hari dan pada waktu waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang” (QS. Thaha ayat 130)

“Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah kamu sambil memuji Tuhamu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya” (QS Qaf ayat 39)

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dandengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang orang yang lalai”. (QS Al A’raf ayat 205)

“Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi” (QS Al Mu’min ayat 55)

“Bertasbih kepada Allah di masjid masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama namaNya didalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang” (QS An Nur ayat 36)

Ayat ayat diatas berisi perintah kepada umat Islam untuk melaksanakan shalat Subuh dan berdzikir kepada Allah pada waktu pagi. Dari perintahini maka secara implisit juga berisi perintah untuk bangun pagi. karena tidak mungkin shalat Subuh akan terlaksana jika tidak bangun pagi. Inilah keagungan Agama Islam . Allah sebagai Dzat yang menciptakan hukum syariat, sangat mengetahui manfaat dari bangun pagi sehingga memerintahkan manusia untuk bangun pagi.

Tidak hanya itu, Allah bahkan bersumpah atas waktu pagi, Allah menyatakakan “Demi Waktu Fajar” (QS Al Fajr ayat 1), ini adalah bukti betapa waktu pagi merupakan waktu yang sangat penting sehingga akan merugi orang orang yang tidak bangun pagi karena waktu paginya terlewatkan begitu saja.

Baca Juga  Kisah Sahabat Nabi yang Mengobati Orang Sakit dengan Bacaan Al Fatihah

adapun dasar perintah hadist secara explisit tertera dalam doa Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam ketika Beliau bersabda :

“Keberkahan bagi umatku mengalir di waktu pagi buta mereka” (HR Ath Thabrani dalam Al Ausath)

Dalam Hadist ini Rasulullah Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam mendoakan keberkahan bagi umatnya di waktu pagi buta.ini artinya, bangun pagi sangat penting untuk menjemput keberkahan pagi.

Oleh karena itu, Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam membenci berbincang bincang sehabis Isya dengan perbincangan yang tidak ada manfaatnya. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah Radhiullahu Anhu ia berkata :

“Sesungguhnya Rasulullah Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam memakruhan tidursebelum Isya dan berbincang selepas Isya”

Perbincangan yang tak bermanfaat sehabis Isya jelas menyita waktu tidur sehingga kita akankesulitan bangun pagi. Maka wajar jika Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salammelarangnya agar umatnya bisa bangun pagi. Pelarangan tersebut merupakan penekanan dari Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam yang mengindikasikan betapa bangun pagi merupakan perkara yang penting.

Selain Hadist di atas, perintah untuk bangun pagi secara implisit juga terdapat  dalam tata laksana Shalat Subuh beserta rangkaian ibadah yang mengikutinya. Dimulai dari perintah melaksanakan shalat sunnah fajar /Qabliyah Subuh. Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam bersabda yang artinya :

Dua Rakaat (sebelum) fajar adalah lebih baik dari Dunia dan seisinya (HR Muslim)

Nabi shallallahu alaihi wasallam memberi motivasi yang luar biasa kepada umatnya agar melaksanakan shalat sunnah sebelum subuh, yaitu dengan mengiming imingi keutamaan yanglenih baik dari dunia dan seisinya. Ini artinya, Nabi shallallahu alaihi wasallam juga memerintahkan umatnya untuk bangun pagi pagi agar bisa melaksanakan shalat sunnah tersebut.

Setelah itu Nabi shallallahu alaihi wasallam memerinthkan umatnya untuk melaksanakan shalat subuh dengan iming iming yang luar biasa pula.Nabi shallallahu alaihi wasallam menyatakan bahwa barangsiapa yang mau melaksanakan shalat Subuh maka imbalanya adalah surga, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda yang artinya :

“Barang siapa melaksanakan shalat Subuh dan Ashar, masuklah ia kedalam surga”(HR Bukhari dan Muslim dari Abi Musa)

Ini juga merupakan perintah untuk bangun pagi agar shalat subuhnya tidak terlewatkan sehingga surgabisa diraih.

Itulah tadi beberapa Dalil yang memotivasi kita agar kita selalu bisa bangun pagi, marilah kita saling mendoakan agar kita dapat selalu bangun pagi. semoga artikel kali ini bermanfaat. Terima Kasih

Source : Anas, Fakhtul. 2012. Meraih Sukses Sejak dini Hari. Yogyakarta :Citra Risalah

Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About admin

Admin
Giri Wahyu Pambudi - Seorang Anak Desa yang berkeinginan membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki

Check Also

Asbabun Nuzul surat An Nash dan Al Falaq tentang Rasulullah yang terkena Sihir

Abu Nu’aim meriwayatkan dalam kitab Ad-dalai. Rabi’ bin Anas bin Malik yang berkata, “Seorang laki-laki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *