Mengingat Kejadian Luar Biasa Menjelang Kelahiran Rasulullah Saw

Dialah nabi akhir zaman yang memiliki akhlak Al-Qur’an. Suatu hari Aisyah ditanya tentang Akhlak baginda Rasulullah Saw. Ia menjawab, “Akhlak Nabi Muhammad adalah Al-Qur’an.

Rasulullah Saw dilahirkan di Mekkah pada tahun 570 M. Para akli sejarah berbeda pendapat tentang bulan kelahiran nya. Sebagian besar pendapat tentang bulan kelahiranram. Ada yang mengatan pada bulan Rabiul Awal. Ada yang berkata kalau Rasulullah Saw lahir pada bulan Muharram. Ada yang mengatakan bada bulan Safar, Rajab sementara yang lainmengatakan pada bulan Ramadan. Tetapi pendapat mayoritas Nabi Muhammad dilahirkan tanggal 12 Rabiul Awwal.

Pada hari ke tujuh kelahirannya, Abdul Muthalib minta disembelihkan unta dan mengundang makan masyarakat Quraisy. Setelah mereka mengetahui bahwa anak itu Muhammad, mereka bertanya tanya mengapa tidak di beri nama Nenek moyang saja. Abdul Muthalib mengungkapkan, “Kuinginkan dia kan menjadi orang yang terpuji Tuhan di langit dan bagi makhluk -Nya di Bumi.

Ayah Rasulullah Saw, bernama Abdullah dan Ibunya bernama Aminah. Rasulullah Saw ditinggal wafat ayahnya saat dia masih berada dalam kandungan. Pernikahan Abdullah bin Abdul Muthalib dengan Aminah binti Wahab merupakan peristia bernilai sejarah.

Pertama,  Karena Kepatuhan Abdullah kepada ayahnya yang demikian tinggi sehingga ia rela menyerahkan diri sepenuhnya ketikadibawa ayahnya untuk di smbelih sebagai penunaian nazar ayahnya di sebuah tempat yang terletak di antara berhala Isaf dan Nailah. Beruntunglah ia karena segera di selamatkan oleh orang orang Quraisy, sehingga Abdul Muthalib dapat menerima nasehat seorang kahin (dukun) untuk menebus pelaksanaan nazarnya dengan menyembelih 100ekor unta. Peristiwa yang terjadi pada Abdullah dan Abdul Muthalib menurut lahiriyahnya persis dengan peristiwa Nabi Ismail dan ayahnya Nabi Ibrahim As.

Kedua, Keselamatan Abdullah adalah suratan takdir yang menghendaki kelahiranseorang nabi dari dirinya kelak memberi rahmat untuk semesta alam. Setelah berumur 23tahun Abdullah menikah dengan Aminah binti Wahab. pilihan Abdul Muthalib itu berdasarkan kepada keutamaan pribadi seorang gadis dari Bani Zuhrah yang kesuciab dan akhlak sangat terkenal di kalangan kabilahnya. Demikian juga ayahnya sangat di hormati oleh semua orang Bani Zuhrah.

Kejadian Luar Biasa Menjelang Kelahiran Rasulullah

Dalam sebuah riwayat Aminah Ibu Rasulullah menuturkan kesaksiannya sendiri sebagai berikut :

“Lewat 6 bulan sejak kehamilanku , aku melihat dalam mimpi seorang berkata kepada ku ‘Hai Aminah engkau sedang mengandung manusia yang termulia di jagad raya ini, Bila ia lahir namailah ia Muhammad. Tetapi sekarang jangan kau beritahukan hal ini kepada siapapun.”

“ketika itu tidak ada yang mengetahui keberadaaanku , karena aku berada seorang diridi rumah. Mertuaku Abdul Muthalib sedang bertawaf . Aku mendengar suara gemuruh dan melihat sesuatu yang menakutkan. Tidak lama kemudian , kulihat sayab burung berwarna putih mengusap usap dadaku sehingga aku tidak lagi merasa takut. Aku lalu menoleh, tiba tiba kulihat di dekatku ada minuman berwarna putih jernih , lalu kuteguk, kulihat diatasku cahaya terang benderang menjulang tinggi. Di dalam cahaya itu tampak sejumlah wanita bertubuh tinggi seolah olah mereka itu putri putri Abdu Manaf. Mereka berada di sekitarku.Aku merasa sangat heran. Dalam hati aku bertanya.”Alangkah beruntungnya, pertolongan datang. Tetapi, dari mana mereka tahu keberadaanku?”

Baca Juga  Asbabun Nuzul surat An Nash dan Al Falaq tentang Rasulullah yang terkena Sihir

Sumber berita lain menyatakan, ketika itu Aminah berkata, “wanita wanita itumemperkenalkan namanya kepadaku “Kami ini adalah Asiyah istri firaun, Maryam binti Imran, dan yang lain lain itu adalah Bidadari”Mendengar itu aku aku terperanjat.Tidak lama berselang terdengar suara gemuruh. lebih dasayat daripada yang ku dengar pertama kali. Tiba tiba kulihat sutra putih terbentang di antara langit dan bumi. Ku dengar suara berkata ‘Pakailah itu , jangan dilihat orang lain’ketika aku mendongak ke atas ,tiba tiba kulihat sejumlah pria yang sedang berdiri di angkasa. Masing masing memebawa kendi perak. Kulihat juga sejumlah burung berdatangan,ndemikian banyaknya hingga memenuhi kamarku.

Paruh burung burung itu lakasana zamrud dan sayapsayapnya laksana yakut. kemudian Allah memertajam penglihatan mataku sehingga aku dapat melihat bagian bagian timur dan barat permukaan bumi . Kuliahat tiga bendera terpancang tinggi. Bendera pertama di bagian timur yang kedua terpancang di barat dan yang ketiga terpancang diatas kabah. Dalam mimpi aku maerasaseolah olah sedang melahirkan Muhammad. Ia kupandang beberapa saat kemudian kulihat iabersujud seraya mengarahkan ujing jarinya ke langit sdang berdoa dengan khusuk dan tunduk. Kemudian tiba tiba kulihat awan putih bergumpal gumpal mendekati kepala ku hingga meliputi semua yang berada di sekitarku tetapi tidak lama kemudian menghilang. Aku lalu mendengar orang berseru ‘Bawalah diaberkeliling bumi dan masukkanlah ke dalam laut agar semua orang mengenal namanya, sifat sifatnya bentuk penampilannya, dan agar mereka memberitahu kepadanya bahwa dia adalah al-mahi (sang penghapus) . Di masa hidupnya, tip sirik yang muncul akan di hapusnya. Dalam waktu singkat yang kulihat lenyap, ujar Aminah.

Dalam riwayat lainnya, pada saat Nabi Muhammad lahir, malaikat Ridwan (penjaga surga) membisiki telinga dia “Wahai Muhammad , semuailmu dan pengetahuan (tentang hal hal ghaib) yang dimiliki oleh semu Nabi dan Rosul sebelum engkau, Allah akan memberikannya kepadamu. Bahkan, engkau akan mempunyai ilmu pengetahuan yang lebih banyak daripada mereka miliki, dan engkau akan menjadi nabi yang palingtabah dan berani.

Muhammad bin Saad menyampaikan sebuah hadits yang berasal dari Ibnu Abbas yang menuturkan bahwa Aminah berkata, “Pada detik kelahiran Muhammad , keluar bersamanya sinar cahaya yang menerangi muka bumi dari timur sampai barat. Ia lahir dengan tangan yang  menyangga badanya, lalu mengambil segenggam tanahkemudian mengangkat kepala ke arah langit.

Thabrani menyatakan hadits serupa dan mengatakan, “Dia lahir dalam kondisi tangan yang menggenggam sedangkan ibujarinya menunjuk lurus seperti orang sedang bertasbih.

Fathimah binti Abu Al-Ash Al-Tsaqafiyyah mengatakan kesaksiannya, “Aku hadir pada saat Muhammad Saw dilahirkan. Kulihat seisi rumah penuh dengan cahaya terang benderang, kemudian ku lihat juga beberapa bintang turun dan mendekat seolah olah hendak jatuh ke tanah.”

Ibu susuan Muhammad Saw menuturkan bahwa Aminah pernah berkata padanya “Ketika Muhammad Saw keluar dari rahimku, kulihat percikan cahaya yang menyinari semua permukaan bumi hingga aku dapat melihat lihat gedung gedung istana dinegeri Syam.

Share your vote!


Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About Zafira Wafa

Jumlah Post : 59 Artikel

Artikel Serupa

Check Also

Pasti Nangis ! Kisah Haru kerinduan Bilal bin Rabah dengan Rasulullah