Hukum Memakai Cadar Berdasarkan 4 Mazhab

Sebelum kita menjelaskan tentang hukum memakai cadar, alangkah baiknya kita mengetahui, apa itu cadar?

Cadar berdasarkan wikipedia bahasa Indonesia adalah kain penutup kepala atau muka (bagii perempuan). Niqab adalah istilah syar’i untuk cadar yaitu sejenis kain yang digunakan untuk menutupi wajah. Niqab dikenakan oleh seorang kaum perempuan muslim sebagai kesatuan dengan jilbab (hijab).

Madzhab Hanafi

Pendapat mahzab hanafi, wajah wanita bukanlah aurat, namun memakai cadar hukumya sunnah (di anjurkan) dan menjadi wajib jika dikhawatirkan menimbulkan fitnah.

  • Asy Sharanbalali berkata : “Seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan telapak tanggan dalam serta telapak tangan luar, ini pendapat yang lebih shahih dan merupakan pilihan madhzab kami.”
  • Al Allamah Ibnu Abidin berkata : “Terlarang bagi wanita menampakkan wajahnya karena khawatir akan dilihat para lelaki, kemudian timbulnya fitnah. Karena jika wajah dinampakkan, terkadang lelaki melihatnya dengan syahwat.”
  • Al Allamah Al Hashkafi berkata : ” Aurat wanita dalam shalat itu seperti aurat lelaki. Namun wajah wanita itu dibuka sedangkan kepalanya tidak. Andai seseorang wanita memakai sesuatu di wajahnya atau menutupinya, boleh bahkan dianjurkan.

Mazhab Maliki

Pendapat madzhah maliki wajah wanita bukanlah aurat, namun memakai cadar hukumnya sunnah (dianjurkan) dan menjadi wajib jika dikhawatirkan menimbulkan fitnah. Bahkan sebagaimana ulama Maliki berpendapat seluruh tubuh wanita adalah aurat.”

  • Ibnul Arabi berkata : ” Wanita itu seluruhnya adalah aurat, baik badanna maupun suaranya. Tidak boleh menampakkan wajahnya kecuali darurat atau ada kebutuhan mendesak seperti kesaksian atau pengobatan pada badannya atau kita dipertanyakan apakah ia adalah orang yang di maksud (dalam sebuah persoalan)”
  • Al Qurthubi berkata : ” Ibnu Juwaiz Manhad. Ia adalah ulama besar Maliki, berkata : Jika seseorang wanit aitu cantik dan khawatir wajahnya dan telapak tangannya meimbilakan fitnah, hendaknya ia menutup wajahnya. Jika ia wanit atua atau wajahnya jelak, boleh baginya menampakkan wajahnya.”
  • Al Hathab berkata : ” Ketahuilah, jika dikhawatirkan terjadi fitnah maka wanita eajib menutup wajah dan telapak tangannya, ini dikatakan oleh Al Qadhi Abdul Wahhab, jika dinukil oleh Syaikh Ahmad Zarruq dalam Syarhur Risaalah. Dan inilah pendapat yang lebh tepat.
Baca Juga  Bertawakal Kepada Allah

Madzah Syafi’i

Pendapat madzhah syafi’i. aurat wanita di depan lelaki ajnabi (bukan mahram) adalah seluruh tubuh. Sehingga mereka mewajibkan wanita memakai cadar di hadapan lelaki ajnabi. Sehingga mereka mewajibkan wanita memakai cadar dihadapan lelaki ajnabi. inilah pendapat Mu’tamad Mazhab Syafi’i.”

  • Syaikh Muhammad bin Qaasim Al Ghazzzi. Penulis Fathul Qaarib, : “Seluruh tubuh wanita selain wajah dan telapak tangan adalah aurat ini aurat di dalam shalat. Adapun diluar shalat. Aurat wanita adalah seluruh badan.”
  • Ibnu Qaasim Al Abadi berkata, :” Wajib bagi wanita menutup seluruh tubuh selain wajah telapak tangan walapun penutup tipis. Dan wajah pula menutup wajah dan telapak tangan, bukan karena keduanya adalah aurat. namun karena secara umum keduanya menimbulkan fitnah.”
  • Taqiyuddin Al Husaini, Penulis Kifaayatul Akhyaar, berkata :” Makruh hukumnya sholat dengan pakaian yang bergambar atau lukisan. Makruh pula pada wanita memakai niqab (cadar) ketika shalat. kecuali jika di masjid kondisinya sulit terjaga dari pandangan lelaki ajnabi sehinggga menimbulkan kerusakan, haram hukumnya melepaskan niqab (cadar).”

Mazhab Hambali

  • Imam Ahmad bin Hambal berkata :”Setiap bagian tubuh wanita adalah aurat, termasuk pula kukunya.”
  • Syaikh Mansyur bin Yunus bin Idris Al Bahuti ketika menjelaskan matan Al Iqra’ ia berkata :” Keduanya, yaitu dua telapak tangan dan wajah adalah aurat di luar shalat karena adanya pandangan, semua seperi anggota badan lainnya.”
  • Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata :” Pendapat yang kuat dalam Mazhab ini adalah wajib hukumnya bagi wanita untuk menutup wajah dari pada lelaki ajnabi.”

Sekian penjelasan hukum memakai cadar berdasarkan 4 Mazhab baik Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali semua insyaAllah baik, segala keputusan kembali ke kita, kita mengikuti Mazhab yang mana. Semoga bermanfaat  :maafaganwati

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Cadar
https://muslim.or.id

Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About Windari Diah F

樫木ケイタ
Jumlah Post : 59 Artikel

Artikel Serupa

Check Also

Cara Paling Mudah Install Driver USBASP di Windows 7, 8 dan 10