Rangkaian Kontrol Lampu Penetas Telur otomatis berbasis Arduino

Pengatur Suhu Otomatis Arduino – Assalamu’alaikum teman, kali ini kita mau bagi bagi tutorial lagi nih, kali ini kita akan belajar cara mambuat rangkaian Pengatur suhu otomatis menggunakan Sensor suhu lm35 dan Arduino, perlu diketahui bahwa rangkaian yang akan kita buat ini versi yang simple ya, jadi cocok buat kalian yang masih belajar atau bahkan baru aja kenalan dengan arduino, jadi harapan kita teman teman dapat mengembangkan rangkaian ini menjadi yang lebih komplek dan powerfull lagi, masilnya dengan mengganti sensornya menggunakan seri ds18b20, terus bisa ditambah pushbutton sebagai interface pengaturan suhu yang kita inginkan dan juga bisa dikasih display lcd / 7 segment untuk menampilkan suhunya. atau jika banyak yang request di kolom komentar nanti bisa saya buatkan tutorialnya yang lebih komplek. okelah langsung saja check it out.

langkah pertama yaitu persiapan bahan, bahan / komponen yang kita butuhkan pada tutorial kali ini adalah :

  1. 1 x Arduino Uno (tipe lain boleh, pin bisa menyesuaikan)
  2. 1 x IC LM35 sebagai sensor suhu
  3. modul relay
  4. kabel jumper secukupnya

nah, setelah kalian punya bahannya lanjut dengan membuat wiringnnya, buat wiringnnya sesuai gambar berikut ini :

Setelah wiring dibuat, saatnya kita prograam arduinonnya, buat dulu codinganya seperti berikut ini :

/*
Simple Project by Giri Wahyu Pambudi
Kontrol Suhu Otomatis berbasis Sensor Suhu LM35 dan Arduino
original Posted on www.croyos.com
*/


#define sensorPin A0 // mendifinisikan pin A0 untuk pin sensor
#define relayPin A1 // mendefinikasikan pin A1 untuk pin relay

int voltaseSensor; // variable untuk menampung voltasi keluaran lm35 (0-1023)
float suhuSensor; // variale untuk menampung suhu yang terbaca dari sensor lm35 
float suhuMin = 37.5; // variable untuk menentukan batas suhu minimal, jika suhu dibawah nilai variable ini maka lampu akan menyala
float suhuMax = 40; // varibale untuk menentukan batas suhu maksimal, jika suhu diatas nilai variable ini maka lampu akan mati

void setup()
  {
    pinMode(sensorPin,INPUT); // mengatur sensorPin sebagai pin masukan
    pinMode(relayPin,OUTPUT); // mengatur relayPin sebagai pin keluaran
    Serial.begin(9600); // mensetting boadrate / kecepatan komunikasi serial 
  }
void loop()
  {
    voltaseSensor = analogRead(sensorPin); // mengisi variable dengan nilai pembacaan tegangan
    suhuSensor = voltaseSensor/9.31; // mengkonversi tegangan menjadi suhu dalam celcius
    Serial.print("Suhu saat ini : "); // print karakter ke serial monitor
    Serial.println(suhuSensor); // // print nilai suhu ke serial monitor

    if (suhuSensor > suhuMax) // jika suhu melebihi batas maksimal
      { // maka
        digitalWrite(relayPin, LOW); // matikan lampu
      } 
    else if (suhuSensor < suhuMin) // jika suhu kurang dari batas minimal
      { // maka
        digitalWrite(relayPin, HIGH); // hidupkan lampu
      }
    delay(1000); // beri jeda 1 detik tiap satu siklus program
  }

Setelah program siap, upload program diatas ke arduino dan buka serial monitor untuk melihat suhu pembacaan dari sensor.

Baca Juga  Cara Mengetahui Perbedaan Led dan Photodioda

Semoga rangkaian sederhana ini dapat mebantu teman teman untuk lebih menguasai lagi pemrograman arduino dan jika pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar, semoga bermanfaat wassalamu’alaikum.

Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About admin

Admin

Giri Wahyu Pambudi – Seorang Anak Desa yang berkeinginan membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki

Artikel Serupa

Check Also

Cara Menampilkan Karakter dari Arduino ke DMD Panel Led Matrik P10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *