6 Kasus Peretasan yang Pernah terjadi di Indonesia

Pernahkan anda mendengar kata meretas atau bisa juga disebut dengan crack? Crack adalah salah satu cara seseorang melakukan teror kepada orang lain misalnya badan lembaga serta instansi berbadan hukum dalam dunia cyber.umumnya para peretas ini masuk melalui jaringan internet sebagai jalan menuju akses kejahatannya, selain mengganggu aktifitas secara online kasus peretasan atau yang dikenal dengan cracking secara hukum sudah tergolong aktivitas tindak pidana.

Dalam dunia maya ada beberapa kasus peretasan yang pernah terjadi dan sempat menghebohkan masyarakat Indonesia seperti kasus peretasan yang berhasil dilakukan oleh seorang anak asal Indonesia yang menghack satelit China, kemudian ada pula yang berhasil menghack situs KPU pada masa pemilihan presiden pada 2014 silam. Berikut Cronyos.com merangkumnya Dalam 7 kasus peretasan paling heboh di Indonesia

Peretasan Satelit milik China Oleh Jim Geovedi

Berbagai pertanyaan pun bermunculan saat dunia cyber dipenuhi para peretas yang tidak bertanggung jawab, Salah satu pertanyaan muncul ketika seseorang asal Indonesia bernama Jim geovedi yang merupakan pakar teknologi informasi asal Bandar Lampung diminta untuk menggeser satelit. berdasarkan hasil wawancara Jim mengaku telah meretas sebuah satelit di China sehingga dapat merubah rotasinya. Selain itu Jim juga meretas satelit Indonesia dengan mengubah posisinya dari posisi semula. Hal ini dilakukan dengan sengaja dan sempat membuat klientnya sempat panik. namun hal istimewa dari Jim Geovedi ini adalah dia mampu belajar meretas dan teknologi komputerisasi secara otodidak

Peretasan Situs KPU

Pemilihan presiden yang dilakukan setiap lima tahun sekali merupakan momen yang selalu dinanti rakyat Indonesia untuk memilih Presiden pilihan mereka melalui Komisi Pemilihan Umum atau KPU, lalu Bagaimana jika sistem komputerisasi KPU mendadak tak dapat diakses seperti Pilpres pada tahun 2004 silam. kejadian tersebut sempat mencemaskan masyarakat Indonesia yang sedang melakukan penghitungan suara melalui KPU, namun sayang berita ini sempat dibantah oleh KPU. setelah beberapa saat kemudian sang pelaku peretas pun lansung ditangkap dengan nama Xnuxer alias Dani Firmansyah. penjahat cyber ini pun diputus hukuman atas usahanya meretas situs KPU hingga mengalami akses offline. atas tindakan tersebut Dani Firmansyah dijatuhi Hukuman kurungan selama 6 bulan 21 hari ini

Peretasan Situs KPAI

Serangan hacker pun sempat terjadi di Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI, aksi peretasan tersebut muncul ke situs KPAI setelah adanya isu pemblokiran 15 game online yang akan dicabut dan tidak diperbolehkan ada di Indonesia. serentak pemblokiranpun terjadi pada konten berbahaya seperti kekerasan dan seksualitas yang tidak layak dikonsumsi oleh anak dibawah umur. mendengar informasi tentang pemblokiran konten game yang tidak layak ini sontak muncul beberapa dukungan dari masyarakat Indonesia. kehebohan pun terjadi karena ulah dari seorang peretas yang meretas situs KPAI hingga situs tersebut Down. namun setelah beberapa saat akhirnya kabar peretasan inipun menghilang.

Baca Juga  5 Dampak Seandainya saat ini Google tidak ada

Peretasan Situs ICMI

Berdasarkan keterangan situs ikatan cendekiawan muslim Indonesia atau ICMI pada saat itu mesin pencarian Google mengalami perubahan yang biasanya mudah mencari situs ICMI namun pada saat itu muncul tampilan yang berubah menjadi tulisan “Improve your Securiti First”. Berapa hari kemudian melalui jimly Asshiddiqie pun mengakui adanya hacker yang diduga berhubungan dengan pernyataan pemblokiran YouTube dan Google. Beberapa waktu kemudian Jimlypun meralat pernyataan dan situs ICMIpun berjalan dengan normal, dan sampai saat ini sang pelaku pun belum diketahui dan menghilang begitu saja

Peretasan Situs Kementrian Koordinator Revolusi Mental

Aksi peretas yang terjadi pada tahun 2015 lalu itu sempat membuat heboh. berita tentang peretasan website resmi revolusi mental itu terjadi setelah 1 hari pasca peresmian oleh menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan Puan Maharani. menurut Rudi lumanto sebagai ketua umum Indonesia security incident response team of Internet and infrastructure telah membenarkan bahwa situs revolusi mental tersebut telah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab. namun tidak begitu lama akhirnya situs revolusi mental pun berjalan normal kembali. sampai saat ini belum diketahui secara jelas dan masih menjadi pantauan pihak yang berwajib.

Peretasan Pengadilan Negeri Palembang

Tidak hanya Kantor pemerintah pusat saja yang telah mengalami serangan hacker, situs Pengadilan Negeri Palembang juga pernah diretas juga, Berdalih karena masalah korban kebakaran hutan di Sumatera. mendadak situs PN Palembang berubah total. berubah menjadi surat singkat yang berisi kekecewaan pelaku pada keputusan hakim yang menolak gugatan perdata pemerintah ke perusahaan yang membakar hutan. selain isi sebuah surat rasa kecewa peretas juga menininggalkan identitas berupa nama cyber.

Mungkin itu tadi 6 Kasus peretasan yang pernah terjadi di Indonesia, sebenarnya masih banyak lagi kasus kasus lain, namun saya kira 6 kasus tersebut yang paling menarik untuk diulas kali ini, karena berdasarkan data dari  Indonesia security incident response team of Internet and infrastructure pada tahun 2014 tercatat sebuah serangan cyber ke Indonesia hampir mencapai 48,8 juta kasus sepanjang tahun dan yang paling besar terserang adalah departemen milik pemerintah

Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About admin

Admin

Giri Wahyu Pambudi – Seorang Anak Desa yang berkeinginan membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki

Artikel Serupa

Check Also

Kelebihan Linux dibandingkan dengan Windows

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *