Cara Menggunakan modul GPS Ublox neo-6m dengan Arduino

Cara Menggunakan modul GPS Ublox neo-6m dengan Arduino
5 (100%) 3 votes

GPS Arduino – Assalamu’alaikum teman teman cronyos.com, lama sekali tak update tutorial arduino, nah mumpung kali ini ada waktu dan niat maka kali ini kita akan belajar bersama tentang bagaimana cara menggunakan modul GPS Ublox neo-6m dengan Arduino, sebelum kita bahas bagaimana cara menggunakannya alangkah baiknya jika kita tahu dulu apa kegunaan dari modul GPS Ublox neo-6m itu sendiri.

Dengan Modul GPS Ublox neo-6m maka kita dapat mengetahui lokasi suatu tempat / koordinat dimana modul GPS itu berada, sehingga dengan modul tersebut kita dapat membuat berbagi macam alat yang memerlukan lokasi / titik koordinat. dari modul tersebut kita dapat mendapatkan titik garis lintang / latitude dan garis bujur / longitude. 

Nah, setelah kita kenalan dengan modul GPSnya sekarang saatnya kita coba menggunakannya dengan Arduino, komponen yang perlu kita siapkan adalah :

  1. Arduino (Uno / Nano /Mega)
  2. Modul GPS Ublox neo-6m
  3. Breadboard
  4. Kabel Jumper

Setelah komponen diatas tersedia selanjutnya kita buat rangkaiannya seperti dibawah ini :

 

Setelah rangkaian selesai dibuat, download librarynya dulu di link dibawah ini. lalu masukan ke library arduino, jika belum bisa cara memasukan library bisa baca dulu di link berikut ini “Cara Memasukan / Menambahkan Library di Arduino IDE”.

Download Library

Setelah library siap, uploud sketch / program berikut ke arduino kalian, lalu buka serial monitor.

#include <SoftwareSerial.h>
#include <TinyGPS.h> 


TinyGPS gps;
SoftwareSerial ss(3, 4);

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  ss.begin(9600);

}

void loop()
{
  bool newData = false;
  unsigned long chars;
  unsigned short sentences, failed;

  for (unsigned long start = millis(); millis() - start < 1000;)
  {
    while (ss.available())
    {
      char c = ss.read();
      // Serial.write(c); // hilangkan koment jika mau melihat data yang dikirim dari modul GPS
      if (gps.encode(c)) // Parsing semua data
        newData = true;
    }
  }

  if (newData)
  {
    float flat, flon;
    unsigned long age;
    gps.f_get_position(&flat, &flon, &age);
    Serial.print("LAT=");
    Serial.print(flat == TinyGPS::GPS_INVALID_F_ANGLE ? 0.0 : flat, 6);
    Serial.print(" LON=");
    Serial.print(flon == TinyGPS::GPS_INVALID_F_ANGLE ? 0.0 : flon, 6);
    Serial.print(" SAT=");
    Serial.print(gps.satellites() == TinyGPS::GPS_INVALID_SATELLITES ? 0 : gps.satellites());
    Serial.print(" PREC=");
    Serial.print(gps.hdop() == TinyGPS::GPS_INVALID_HDOP ? 0 : gps.hdop());
  }
  
  gps.stats(&chars, &sentences, &failed);
  Serial.print(" CHARS=");
  Serial.print(chars);
  Serial.print(" SENTENCES=");
  Serial.print(sentences);
  Serial.print(" CSUM ERR=");
  Serial.println(failed);
  if (chars == 0)
    Serial.println("** Tidak ada Data Masuk, Periksa Wiring **");
}

Nah, setelah kalian upload tunggu beberapa saat, pastikan ada led yang berkedip pada modul GPS, jika tidak ada pastikan kalian sudah memasangnya sesuai wiring, jika wiring pemasangan sudah benar coba bawa rangkaian kalaian dalam kondisi hidup (terhubung ke power supply) ke luar ruangan agar mendapatkan sinyal, karena jika tidak ada led yang berkedip berarti modul GPS kalian belum mendapatkan koordinat lokasi dari satelit.

Baca Juga  Cara Mensimulasikan Arduino di Isis Proteus

Mungkin sekian dulu tutorial Cara Menggunakan modul GPS Ublox neo-6m dengan Arduino kali ini, jika ada yang kurang jelas dapat ditanyakan di kolom komentar, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum 🙂

Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About Giri Wahyu Pambudi

Giri Wahyu Pambudi - Seorang Anak Desa yang berkeinginan membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki
Jumlah Post : 349 Artikel

Artikel Serupa

Check Also

Cara Menggunakan modul sensor berat / loadcell hx711 dengan Arduino