Cara Menggunakan IC L293D dengan Arduino uuntuk Mengontrol Motor DC

Cara Menggunakan IC L293D dengan Arduino uuntuk Mengontrol Motor DC
3.8 (76%) 3 votes

Assalamu’alaikum Teman Teman, pada kesempatan kali ini saya akan meneruskan artikel saya sebelumnya tentang bagaimana cara mengontrol motor DC, pada artikel sebelumnya kita hanya bisa mematikan/menghidupkan serta mengatur kecepatan putaranya saja.

Nah, pada kali ini kita akan mencoba bagaimana mengontrol Motor DC dengan IC L 293 D agar bisa kita kontrol arah putaranya, entah putarannya ke kanan atau ke kiri. sebelum kita mulai praktik kali ini ada beberapa komponen yang harus disiapkan, antara lain :

  1. Arduino, saya pakai Uno r3
  2. Breadboard
  3. IC L293 D
  4. Kabel Jumper
  5. Push Button
  6. Potensio 10k Ohm
  7. Motor DC, bisa ambil di Tamiya milik adik :)

Nah, disini kita pakai IC L293D biar lebih greget :) sebenarnya bisa aja kita membeli modul L293D yang udah jadi. setelah komponen ditas sudah tersedia maka saatnya kita rangkai terlebih dahulu. silahkan dirangkai seperti gambar berikut ini:

Berdasarkan gambar diatas, pin 1 dan 2  IC kita hubungkan dengan Positive 5v Arduino, pin 3 IC ke salah satu terminal Motor DC, pin 4 IC ke Ground Arduino, pin 6 IC ke terminal Motor DC yg satunya. pin 7 ke Gnd Arduino, pin 8 IC ke Positive 5v Arduino dan pin 15 IC juga ke 5v Arduino.disini kita menambahkan Push buton dan Potensio untuk mengatur dari kerja motor tersebut. potensio untuk mengatur kecepatan putaran motor DC dan Push Button untuk mengatur putaran dari Motor DC.

Nah, Setelah rangkaian diatas selesai dibuat sekarang saatnya kita koding, upload sketch berikut ke arduino kalian :

int enablePin = 11;
int in1Pin = 10;
int in2Pin = 9;
int switchPin = 7;
int potPin = 0;
void setup()
{
pinMode(in1Pin, OUTPUT);
pinMode(in2Pin, OUTPUT);
pinMode(enablePin, OUTPUT);
pinMode(switchPin, INPUT_PULLUP);
}
void loop()
{
int speed = analogRead(potPin) / 4;
boolean reverse = digitalRead(switchPin);
setMotor(speed, reverse);
}
void setMotor(int speed, boolean reverse)
{
analogWrite(enablePin, speed);
digitalWrite(in1Pin, ! reverse);
digitalWrite(in2Pin, reverse);
}

Nah, setelah kode diatas dijalankan maka saat kalian memutar potensio maka kecepatan putar motor akan berubah. dan saat push button ditekan maka arah putaran motor akan berubah. kok bisa ya? berikut penjelasannya.

Baca Juga  Mengukur Kepekatan Debu menggunakan Dust Sensor + Arduino

Potensio akan mengatur nilai PWM yang dikirim ke motor, sedangkan push button akan mengubah logika pin 9 dan 10 arduino, berikut adalah tabel logikanya :

Ipin 9 pin 10 Status Motor
GND GND Stopped
5V GND Turns in Direction A
GND 5V Turns in Direction B
5V 5V Stopped

gimana? udah paham kan, jika masih ada yang perlu ditanyakan silahkan tanyakan melalui kolom komentar, terima kasih, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Share your vote!


Vote and Share your Fell !
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

About Giri Wahyu Pambudi

Giri Wahyu Pambudi - Seorang Pemuda Desa yang berkeinginan ikut membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki SMK N 2 Wonogiri lulus 2015 UNIV Negeri Yogyakarta lulus 2019 2019 - Sekarang Bekerja di SMK Gajah Mungkur 1 Wuryantoro, Wonogiri
Jumlah Post : 393 Artikel

Artikel Serupa

Check Also

Cara Mengakses Sensor Tegangan DC menggunakan Arduino