Otomotif

Cara Kerja Sistem Bahan Bakar Injeksi EFI

Assalamu’alaikum sobat terpelajar indonesia, kali ini kita akan belajar tentang cara kerja sistem EFI, sistem EFI itu apa to?? Sistem EFI adalah kependekan dari Electronic Fuel Injection, yang berarti sebuah sistem bahan bakar yang bekerja dengan cara menginjeksikan bahan bakar ke intake manifold yang dikontrol secara electronik. lalu bagaimana cara kerjanya??

Cara Kerja Sistem EFI

Pada dasarnya sistem bahan bakar berfungsi mensuplai bahan bakar yang dibutuhkan mesin agar mesin dapat bekerja sacara optimal pada semua kondisi. Pada sistem bahan bakar EFI bahan bakar masuk ke saluran masuk (intake manifold) dengan cara diinjeksikan, Injector adalah komponen yang berfungsi menginjeksikan bahan bakar ke saluran masuk. injector bekerja berdasarkan perintah dari ECU (electronic control unit). ibarat manusia ECU adalah otaknya. Untuk menentukan jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan, ECU memerlukan 2 data utama yang didapat dari sensor – sensor, 2 data utama tersebut adalah jumlah udara yang masuk dan kecepatan putaran mesin / engine rpm. berdasarkan 2 data utama tersebut mesin sudah dapat hidup, namun karena mesin bekerja pada kondisi yang bervariasi seperti bekerja pada suhu yang berbeda – beda, tekanan udara yang berbeda beda dan sebagainya, maka ECU memerlukan data lain agar mesin dapat bekerja dengan normal pada semua kondisi, data tersebut antara lain adalah suhu mesin, suhu udara masuk, posisi bukaan gas / throttle dan lain – lain. Untuk mengetahui fungsi dari masing masing sensor dengan lebih jelas dapat dibaca di artikel Daftar Komponen Sistim Bahan Bakar Injeksi / EFI, pada prinsipnya semua data dari tiap tiap sensor tersebut dikirim ke ECU berupa sinyal listrik.

Di era modern ini kendaraan dituntut untuk dapat menghasilkan emisi / polusi gas buang serendah rendahnya, maka dari itu pada sistem EFI juga dipasang oxygen sensor pada saluran buang (leher knalpot) yang berfungsi untuk mengetahui pas / tidaknya campuran udara dan bahan bakar. data dari oxygen sensor ini akan digunakan ECU untuk mengkoreksi ulang jumlah bakar bakar yang akan diinjeksikan.

Sekian dulu pembahasan sederhana ini, semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum

Giri Wahyu Pambudi

Giri Wahyu Pambudi - Seorang Pemuda Desa yang berkeinginan ikut membangun Indonesia dengan Sedikit Ilmu yang dimiliki SMK N 2 Wonogiri lulus 2015 UNIV Negeri Yogyakarta lulus 2019 2019 - Sekarang Bekerja di SMK Gajah Mungkur 1 Wuryantoro, Wonogiri

Share
Published by
Giri Wahyu Pambudi

Recent Posts

Adab Buang Hajat

Kitab Rujukan : Shahih Adab Islamiyyah karya Dr. Wahid bin Abdissalam bali 1.Berdoa ketika masuk…

2 tahun ago

Adab Ketika Bangun Tidur

Berdzikir kepada Allah Ketika Bangun Tidur عَنْ حُذَيْفَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى…

2 tahun ago

Kisah Tiga Orang yang Terjebak di Dalam Gua dan Bertawasul Dengan Beramal Saleh

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا - قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله…

2 tahun ago

2 Nikmat yang sering dilupakan Manusia : Sehat dan Waktu Luang

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما قَالَ-  قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ نِعْمَتَانِ…

2 tahun ago

7 Golongan yang Mendapatkan Naungan Allah di Padang Mahsyar saat Hari Kiamat

Assalamu'alaikum, Catatan ini menjadi nasehat untuk diri kami pribadi dan umumnya untuk anak - anak…

2 tahun ago

Piston pin Offset – Alasan piston tidak boleh dipasang terbalik

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat otomotif :-) , kali ini kita akan bahas tentang piston pin…

4 tahun ago

Tampilan Versi Hemat Data